Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 08-04-2025 Asal: Lokasi
Bagi perakit logam di seluruh dunia, pemotongan lembaran dan tabung logam merupakan kebutuhan sehari-hari. Mesin CNC yang mampu memotong logam sangat penting untuk setiap bengkel fabrikasi logam. Biasanya, tiga jenis mesin digunakan untuk tugas ini:
Mesin Pemotong Bahan Bakar Oxy CNC (Oxyacetylene)
Mesin Pemotong Plasma CNC
Mesin Pemotong Laser Serat
Jika pekerjaan Anda memerlukan kecepatan dan presisi pemotongan yang sangat tinggi, mesin pemotongan laser serat adalah pilihan yang ideal. Namun, untuk sebagian besar pekerjaan pemotongan logam, oxy-fuel atau plasma CNC mesin pemotong sudah cukup.
Jadi, bagaimana sebaiknya kita memilih antara oxy-fuel dan pemotongan plasma? Apa perbedaan mereka? Artikel ini menguraikan semuanya untuk Anda.
Pemotongan bahan bakar oksi menggunakan obor pemotongan untuk menghasilkan nyala oksiasetilen , mirip dengan obor las. Begini cara kerjanya:
Nyala api memanaskan baja hingga sekitar 870°C atau lebih tinggi.
Oksigen murni bertekanan tinggi kemudian disemprotkan ke baja.
Hal ini menyebabkan reaksi kimia antara oksigen dan besi dalam baja, menghasilkan panas dan menghasilkan oksida besi cair.
Logam cair tertiup oleh pancaran oksigen, membentuk potongan yang bersih.
Pemotongan plasma menggunakan plasma , yang dibuat dengan mengionisasi gas dengan busur frekuensi tinggi. Begini cara kerjanya:
Busur mengionisasi gas, mengubahnya menjadi plasma.
Busur plasma melompat ke benda kerja.
Semburan gas terionisasi berkecepatan tinggi (hingga 1.000 m/s) melelehkan logam.
Logam cair tersebut kemudian dihembuskan oleh udara bertekanan tinggi.
Pemotongan plasma menghasilkan suhu hingga 2.700°C , yang hampir dua kali lipat titik leleh baja , sehingga memungkinkan pemotongan logam dengan sangat cepat dan bersih.
Pemotongan Bahan Bakar Oxy sangat ideal untuk baja karbon tebal.
Pemotongan Plasma lebih baik untuk:
Lembaran tipis
Baja tahan karat
Aluminium, tembaga, dan logam non-besi lainnya
Baja paduan tinggi (kromium, nikel, molibdenum)
Pemotongan plasma lebih cepat dan menghasilkan permukaan lebih halus dengan distorsi termal lebih sedikit, terutama pada material tipis.
| Biaya Gas | Laju Aliran | (RMB) |
|---|---|---|
| Oksigen | 0,12 m³ | 0.57 |
| Asetilen | 0,024 m³ | 0.34 |
| Total | 0,91 RMB |
Konsumsi daya: 30kW
Biaya listrik: 0,8 RMB/kWh
Kecepatan potong: 1.500 mm/menit
Biaya nosel: 20 RMB/jam
Total biaya pemotongan per meter : 0,49 RMB
✅ Kesimpulan : Pemotongan plasma dua kali lebih cepat dan lebih murah dibandingkan pemotongan oxy-fuel untuk pekerjaan yang sama.
Pemotongan Bahan Bakar Oxy menghasilkan terak (oksida besi) dalam jumlah besar sehingga memerlukan pembersihan ekstensif.
Pemotongan Plasma menghasilkan terak yang jauh lebih sedikit , bergantung pada desain obor dan kualitas busur.
Baik oxy-fuel maupun pemotongan plasma mempunyai peranan masing-masing dalam fabrikasi logam:
Pilih oxy-fuel untuk baja karbon yang lebih tebal.
Pilih pemotongan plasma untuk logam non-besi, lembaran tipis, atau ketika kecepatan dan presisi penting.
Jika Anda masih ragu metode pemotongan mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda, jangan ragu untuk menghubungi kami di HEAVTH . Kami di sini untuk memberikan panduan ahli dan solusi yang disesuaikan.
Posting Asli dari HEAVTH
Hak Cipta: Ini adalah konten asli. Jika Anda ingin memperbanyak atau mencetak ulang, harap beri kredit pada penulisnya dan tautkan ke artikel aslinya.
Produk Terkait
isinya kosong!